Siapakah Para Pelayan Syaikh?

Bookmark and Share
Saya mendengar bahwa, seseorang mengatakan kepada saya bahwa Anda harus menghormati pelayannya Syaikh. "Sayangi dan Kasihi Pelayan Syaikh". Siapakah mereka, para pelayan Syaikh? Seorang pelayan, seorang hamba adalah seseorang yang benar-benar saleh dan tulus. Dan Allah swt memberi nama "Abd", hamba hanya kepada Sayyidina Muhammad (saw). Jadi dia adalah hamba Allah yang sempurna. Setiap manusia adalah hamba, pelayanNya, tetapi hanya namanya saja, tidak seperti Nabi (saw), yang Allah berikan kepadanya tingkatan `ubudiyyah, tingkatan pelayanan yang tertinggi. 

Grandsyaikh Abdullah Faiz ad-Daghestani qs, semoga Allah memberkati jiwanya dan Mawlana Syekh Nazim Adil Haqqani qs, semoga Allah memberinya umur yang panjang, sepanjang hidup, mereka memberitahu kepada orang-orang untuk saling mencintai satu sama lain. Mencintai Shaykh itu mudah, tapi mencintai satu sama lain sangat sulit. Cinta kepada Nabi (saw) adalah mudah, semua orang mencintai Nabi (saw) pada tingkatan yang berbeda, tapi mencintai sesama umat, untuk mencintai satu sama lain adalah suatu hal yang berbeda. Lihatlah saat ini umat Nabi saw saling berperang dan berkelahi satu sama lain.Jadi demikian juga ada orang-orang saleh yang kalian sangat mencintai mereka, mereka adalah Awliyaullah. Ya, mereka punya pembantu, punya pelayan, tetapi apakah yang dimaksud dengan pelayan Syaikh? Pelayan Syaikh, jika mereka hidup bersama Syekh dan mereka hadir di hadapan Syaikh, maka mereka haruslah orang yang paling tulus kepada setiap orang yang datang untuk mengunjungi Syaikh. Para Pelayan, para pembantu, mereka menunjukkan perilaku yang terbaik dan kasih serta rasa hormat kepada setiap orang yang datang. Karena mereka mencerminkan citra, bayangan dari Syaikh. Karena Syaikh adalah cermin.Tetapi lihatlah sekarang, mereka mengatakan bahwa mereka melayani Syaikh, tetapi sebenarnya mereka mencerminkan dan melayani nafsu buruk mereka. Mereka mencintai ego dan nafsunya, mereka tidak mencintai Syaikh. Mereka senang dilihat bersama Syaikh, karena ego mereka berkata, "Kau adalah Bos". Dalam kenyataannya mereka adalah seorang Tiran. Untuk mencintai Syaikh adalah untuk mencintai dan mengasihi setiap murid dari Syaikh. 

(Mawlana Syekh Hisyam Kabbani qs, 31 Mei 2012)

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar