Melatih Otak Kanan untuk Mempertajam Ingatan

Bookmark and Share

Sering lupa saat mencari suatu benda? Atau lupa hal penting yang harus dilakukan? Lupa password? Nilai ulangan buruk karena kesulitan menghafal? Hal ini banyak dialami oleh kita. Daya ingat otak memang akan semakin berkurang seiring bertambahnya usia. Semakin tua umur seseorang biasanya mereka akan semakin pelupa. Tetapi, ini dapat juga menimpa di usia muda. Masalah ini dapat dikurangi dengan cara melatih otak.

Fungsi Otak
Dalam proses mengingat, otak memainkan peranan besar. Otak dapat terbagi atas otak kiri dan otak kanan. Fungsi otak kiri berkaitan dengan logika, angka, tulisan, kecerdasan, hitungan, analisa, dan untuk ingatan jangka pendek (short term memory). Otak kanan kita diguakan untuk kreativitas, imajinasi, musik, warna, bentuk, emosi dan untuk ingatan jangka panjang (long term memory).
Ingatan akan lebih bertahan lama jika dalam mengingat menggunakan otak kanan. Untuk dapat mengingat dengan baik, perlu melatih otak agar berfungsi dengan optimal. Sayangnya, lebih banyak orang yang menggunakan otak kiri dalam proses mengingat. Karena otak kiri merupakan ingatan jangka pendek, maka informasi yang disimpan di otak kiri akan lebih mudah terlupakan.
Jika ingin menyimpan dalam otak kanan, informasi harus diubah menjadi cerita atau gambar. Otak kanan tidak mengenal tulisan atau angka. Ada beberapa teknik yang bisa dilakukan.

Total Story Technique (TST)
Teknik ini dilakukan dengan cara membuat cerita singkat dari hal-hal yang akan kita hafalkan. Misalnya kita akan berbelanja di supermarket untuk membeli beras, shampo, susu, permen karet, pembersih lantai, telur, kecap, keju, saos tomat, tisu. Daripada berusaha menghafalnya, lebih baik kamu membuat cerita untuk hal-hal ini menjadi Dewi Sri (merupakan legenda dewi padi yang menggambarkan beras) sedang keramas (shampo) sambil mandi susu. Sedangkan di luar, si Mbok yang sedang mengunyah permen karet sambil mengepel (permbersih lantai) sudah menyiapkan telur rasa kecap bertabur keju dan saos tomat yang lembut seperti tisu.
Jadikan bayangan tersebut nyata di hadapanmu. Dengan contoh cerita ini, kita telah melatih otak kanan yang berfungsi dalam kreativitas dan imajinasi. Kreativitas tercipta saat kita membuat suatu cerita singkat dan imajinasi turut berperan saat kita memvisualisasikan cerita tersebut.

Total Word Technique (TWT)
Pada teknik ini informasi yang ingin diingat diubah menjadi singkatan-singkata (teknik jembatan keledai). Setelah itu, baru dibuat cerita agar dapat diterima oleh otak kanan.
Misalnya, ketika harus menghafal 8 planet mulai dari yang terdekat matahari. Urutannya adalah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus. Jika menghafalnya terasa sulit, bisa diubah menjadi kalimat “Mengendarai Vespa Bukan Mainan, Judi Sahabat Urip Nekad”.

Total Number Technique (TNT)
Teknik ini digunakan untuk mengingat angka-angka. Karena otak kanan tidak mengenal angka atau tulisan, maka perlu dibuat cerita agar dapat dikenali otak kanan. Misalnya, kamu harus mengingat angka 212.007.217.080.205. Kamu dapat mengubahnya menjadi cerita seperti Wiro Sableng (212) dan James Bond (007), keduanya (2) sedang mengikuti upacara kemerdekaan (1708) pada hari pendidikan nasional (0205).
Kamu juga dapat mengubah angka menjadi kode bentuk atau bunyi seperti berikut:
Angka
Kode Bentuk
Kode Bunyi
0
Bola
Gosong
1
Tiang
Sepatu
2
Bebek
Tua
3
Telinga
Mentega
4
Perahu layar
Ketupat
5
Perut gendut
Delima
6
Cerutu
Tanam
7
Cangkul
Baju
8
Kacamata
Papan
9
Raket
Jalan

Kode bentuk dan kode bunyi juga dapat diciptakan sendiri sesuai kreativitasmu. Sekarang misalnya kamu harus mengingat password 284670, dapat diubah menjadi kalimat:
Mengingat dengan Kode Bentuk
Bebek (2) berkacamata (8) naik perahu layar (4) dengan tangan kanan memegang cerutu (6) dan tangan kiri memegang cangkul (7) asyik bermain bola (0).
Mengingat dengan Kode Bunyi
Kakek tua (2) membeli papan (8) dan ketupat (4) dari orang yang sedang menanam (6) baju (7) gosong (0).

Bagaimana kawan? Tertarik? Jika kamu sudah mencoba mengingat dengan metode-metode tersebut, menyimpan informasi di otak kanan, informasi tidak akan cepat terlupa dan membantu mengoptimalkan otak dan membantu daya ingatmu. Selamat mencoba!


{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar