Rapport Sekolah di Bandung, pada jaman Belanda tahun ajaran 1940-41

Bookmark and Share





Sebuah Rapport sekolah di Bandung pada jaman Belanda,
tahun ajaran 1940-41.
Masih menggunakan bahasa Belanda, begitu juga dalam
menentukan penilaiannya (Verklaring der Cijfers).
Khusus untuk Kolektor barang2 Memorabilia
Indonesia pada jaman Belanda / jaman kuda gigit besi.

Ngomong2 tentang kuda gigit besi, Kakek atau Nenek anda
tentu masih ingat dengan lagu berbahasa Belanda ini,
yang tempo dulu pernah populer,
(setelah mendengar lagu jadoel ini, dijamin perut anda akan menjadi lapar):

Geef mij maar nasi goreng met een gebakken ei
Wat sambal en wat kroepoek en een goed glas bier erbij
Geen lontong, sate babi, en niets smaakt hier pedis
Geen trassi, sroendeng, bandeng en geen tahoe petis
Kwee lapis, onde-onde, geen ketella of ba-pao,
Geen ketan, geen goela-djawa, daarom ja, ik zeg nou…

Ik ben nou wel gewend, ja aan die boerenkool met worst
Aan hutspot, pake klapperstuk, aan mellek voor de dorst
Aan stamppot met andijwie, aan spruitjes, erwtensoep
Maar ‘t lekkerst toch is rijst, ja en daarom steeds ik roep
Geef mij maar nasi goreng met een gebakken ei
Wat sambal en wat kroepoek en een goed glas bier erbij

Harga Rp 50 rb.
Pengiriman ke luar kota, tambahkan ongkos secukupnya saja,
sesuai tarif dari TIKI (Titipan Kilat).
Keterangan lebih lanjut mengenai pembelian, pengiriman barang,
cara pembayaran dll. silahkan hub. e-mail: neneng1971@yahoo.com
atau Hub. 021.9471.2076

Untuk melihat gambar yang lebih besar / lebih jelas,
silahkan click pada gambar yang akan dilihat.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar